Hasil UN SMA Tahun 2008 Diumumkan Hari ini

Hasil Ujian Nasional (UN) SMA Tahun Pelajaran 2007/2008 diumumkan hari ini, Sabtu, 14 Juni 2008. Sebagian besar siswa SMA/MA/SMK boleh bernafas sedikit lega hari ini, terutama yang lulus tentunya.( :) ). Selamat bagi yang lulus dan semoga bukan kiamat bagi yang tidak lulus. Masih ada Ujian Nasional Paket C atau mengulang Ujian Nasional SMA tahun depan.

3 Tanggapan

  1. mending nunggu satu tahun lagi……

    @ Suciptoardi
    Terima kasih atas kunjungan Anda.
    Kalau yang nggak lulus Mas Suciptoardi, apa ya mau menunggu Mas? :)
    Ikut UN Kesetaraan Paket C mungkin bukan pilihan yang menyenangkan bagi siswa yang lulus sekarang, semua itu mungkin karena Ijazah Paket C di mata masyarakat masih dipandang lebih rendah dari ijazah sekolah. Pandangan ini juga bukan kesalahan masyarakat. Coba kita cermati penyelenggaraan ujian kesetaraan tersebut di waktu yang lalu-lalu. Mudah-mudahan ke depan penyelenggaraannya makin baik. Semuanya kita kembalikan lagi kepada penyelenggara, penyelenggaraan dan peserta ujian kesetaraan tersebut. Semoga pendidikan Indonesia semakin baik. :) .

  2. Keadaan seperti itu sudah saya kira sebelumnya. Bahwa Ujian tahun ini akan kacau, banyak kecurangan dan bakalan banyak siswa yang tak lulus. Sebenarnya hal yang paling berpengaruh terhadap kejadian tersebut adalah dari faktor kebijakan pemerintah yang menaikan standar UN menjadi 5,25 dan menambah mata pelajaran menjadi 6 Paealajran yang diUjiankan. Apalagi kebijakan tersebut dikelarkan pada saat 6 Bulan sebelum UN. Sungguh waktu yang sangat mendesak. Mungkin pemerintah lupa bahwa suatu perubahan itu akan menghasilkan sesuatu yang maksimal dengan cara yang konsisten dan membutuhkan waktu yang cukup, bukan mendesak. Ingat suatu perubahan itu membutuhkan “proses”
    maka kalau kejadiannya sudah seperti itu… Apa Kata Dunia???
    Bila di Salah Satu surat kabar internasional menulis bahaw “Kegagalan Pendidikan Indonesia Hanya Beberapa Persen Siswa Yang LULUS UJian”

  3. Saya sudah mengira sebelumnya,. Bahwa Ujian tahun ini akan kacau, banyak kecurangan dan bakalan banyak siswa yang tak lulus. Sebenarnya hal yang paling berpengaruh terhadap kejadian tersebut adalah dari faktor kebijakan pemerintah yang menaikan standar UN menjadi 5,25 dan menambah mata pelajaran menjadi 6 Paealajran yang diUjiankan. Apalagi kebijakan tersebut dikelarkan pada saat 6 Bulan sebelum UN. Sungguh waktu yang sangat mendesak. Mungkin pemerintah lupa bahwa suatu perubahan itu akan menghasilkan sesuatu yang maksimal dengan cara yang konsisten dan membutuhkan waktu yang cukup, bukan mendesak. Ingat suatu perubahan itu membutuhkan “proses”
    maka kalau kejadiannya sudah seperti itu… Apa Kata Dunia???
    Bila di Salah Satu surat kabar internasional menulis bahaw “Kegagalan Pendidikan Indonesia Hanya Beberapa Persen Siswa Yang LULUS UJian”

    @yatun
    Terima kasih atas kunjungan Anda.
    Saya sependapat dengan Anda. :)
    Hanya saja, barangkali pemerintah dengan keputusan politik berupa peningkatan nilai standar kelulusan
    ingin mencari cara yang cepat dan murah (atau kalau mungkin tanpa biaya dan proses lama) dapat meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. :lol: :mrgreen:
    Sementara kalau harus meningkatkan atau memenuhi standar-standar pendidikan lainnya, seperti standar sarana prasarana, standar pembiayaan, standar ketenagaan, dan lainnya, butuh biaya yang besar serta waktu yang lama.
    Mudah-mudah ke depan, pemerintah dapat memenuhi standar-standar tersebut demi kemajuan pendidikan Indonesia. :)

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.